Cara Kerja Search Engine Marketing (SEM)

Dedi

cara kerja search engine marketing

Bagaimana cara kerja Search Engine Marketing? Mungkin pertanyaan ini akan muncul saat seseorang baru mulai mempelajari SEM. Di era digital saat ini, penggunaan teknologi pemasaran digital, termasuk teknologi SEM, sudah menjadi hal yang umum. Namun, masih banyak pengusaha yang belum memahami konsep dan mekanisme dibalik Search Engine Marketing (SEM).

Padahal, SEM telah terbukti menjadi strategi yang efektif dalam menghasilkan konversi pelanggan yang menguntungkan. Oleh karena itu, penting bagi para pengusaha untuk memahami konsep dasar SEM dan cara kerja Search Engine Marketing. Anda bisa membaca artikel ini untuk mengetahui cara kerja SEM.

Cara Kerja Search Engine Marketing

Ada beberapa hal pokok yang menjadi dasar strategi SEM, yaitu riset kata kunci dan pengelompokan kata kunci. Melakukan penelitian kata kunci adalah langkah yang sangat penting sebelum menetapkan kata kunci yang akan diterapkan dalam strategi SEM. 

Langkah-langkah untuk melakukan riset kata kunci adalah identifikasi dan buatlah daftar kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda. Dan mungkin akan digunakan oleh pelanggan saat mencari produk atau layanan Anda.

Saat melakukan riset kata kunci, Anda juga dapat menambahkan kata kunci yang berkaitan dengan pembelian seperti beli, diskon, kupon, promo. Dan juga kata kunci lainnya yang menunjukkan niat untuk melakukan pembelian. Setelah mendapatkan daftar kata kunci yang potensial dari riset kata kunci, langkah selanjutnya adalah membuat struktur kampanye dengan mengelompokkan kata kunci ke dalam beberapa kategori.

Dalam membuat strategi SEM, penting untuk tidak sembarangan mendaftarkan kata kunci untuk iklan dalam hasil pencarian. Kata kunci harus dikelompokkan dalam kategori-kategori yang relevan. Misalnya, jika Anda memiliki toko online pakaian yang menjual berbagai macam pakaian seperti baju, celana, jaket, dan topi, Anda harus membuat kategori berdasarkan jenis produk Anda dan memasukkan kata kunci yang relevan ke dalam setiap kategori.

Search engine menggunakan algoritma kompleks untuk memastikan hasil yang paling relevan untuk setiap pencarian. Namun, dengan SEM, iklan Anda akan muncul di bagian atas dan samping halaman hasil mesin telusur untuk mendapatkan lebih banyak visibilitas dibandingkan dengan pencarian organik.

Kesuksesan strategi SEM terletak pada penggunaan kata kunci yang tepat dan banyak dicari oleh pengguna di mesin pencari. Dengan mengoptimalkan penggunaan kata kunci ini, para pebisnis dapat menarik perhatian banyak calon pelanggan yang mencari produk atau layanan yang mereka tawarkan.

Mesin pencari akan menampilkan hasil sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Oleh karena itu, jika kata kunci yang relevan dengan produk atau layanan sudah diimplementasikan dengan baik, produk atau layanan tersebut akan muncul di halaman hasil pencarian mesin pencari.

Baca Juga: Perbedaan SEO dan SEM yang Harus Anda Ketahui

Kelebihan dan Kekurangan SEM

Setelah Anda mengetahui cara kerja Search Engine Marketing, Anda juga perlu tahu kekurangan dan kelebihan SEM. Sekilas, strategi pemasaran ini menarik perhatian, terutama di era digital. Memasarkan produk melalui platform online menawarkan banyak peluang menarik, terutama dengan memanfaatkan kekuatan mesin pencari yang ada di berbagai layanan internet.

Namun, bagi para pebisnis pemula, penting untuk memahami lebih dalam tentang kelebihan dan kekurangan SEM. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif, mari kita eksplorasi penjelasannya lebih lanjut berikut ini:

Kelebihan Search Engine Marketing

1. Diakses oleh Beragam Pangsa Pasar

Keterjangkauan yang luas dari mesin pencari tidak diragukan lagi. Setiap informasi yang Anda unggah memiliki potensi untuk diakses oleh audiens di seluruh dunia. Google, sebagai mesin pencari terkemuka, kini mampu menyebarkan informasi dari 1,9 miliar situs web. Yaitu dengan lebih dari 400 juta pencarian setiap harinya oleh lebih dari 90,4% pengguna internet global.

Meskipun Anda mungkin tidak mencapai angka sebesar ini dalam strategi pemasaran Anda, Anda dapat memperkirakan seberapa luas jangkauan yang dapat Anda capai. Semakin besar jangkauan Anda kepada audiens, semakin banyak peluang Anda untuk menarik konsumen baru. Dan SEM memiliki layanan yang memungkinkan hal ini.

2. Targeting Yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwa cara kerja Search Engine Marketing adalah menggunakan kata kunci yang tepat. Keuntungan dari SEM adalah kemampuannya untuk ditargetkan secara spesifik. Pemasaran melalui mesin pencari memberikan Anda keleluasaan untuk memilih target dengan tepat melalui penggunaan kata kunci dan frasa yang relevan.

Anda dapat menggunakan Google Ads untuk menargetkan berdasarkan perangkat, lokasi, waktu, dan bahasa tertentu. Dengan demikian, setiap klik yang Anda dapatkan berasal dari audiens yang tertarik dan membutuhkan produk atau layanan Anda, meningkatkan potensi konversi menjadi konsumen yang sebenarnya.

3. Meningkatkan Traffic

Melalui SEM, website Anda dapat mencapai peringkat teratas di hasil pencarian mesin. Dengan demikian, kemungkinan website Anda dikunjungi dan konten Anda dilihat oleh audiens akan meningkat.

Apalagi traffic yang mengunjungi situs web adalah orang-orang yang memang tertarget. Yaitu mereka yang tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Jadi, Anda akan mendapatkan prospek berkualitas yang berpotensi meningkatkan konversi.

4. Kontrol Budget yang Fleksibel

Cara kerja Search Engine Marketing melibatkan sistem pembayaran per klik (PPC), yang berarti Anda hanya membayar ketika audiens benar-benar mengklik konten Anda. Dengan pendekatan ini, Anda dapat mengelola anggaran pemasaran Anda dengan lebih cerdas dan efisien.

Dibandingkan dengan iklan tradisional di media seperti televisi, radio, koran, dan majalah, SEM menawarkan biaya yang lebih terkendali dan sasaran yang lebih tepat.

5. Pengukuran Efektivitas yang Transparan dan Mudah

Ketika Anda memilih pemasaran dengan teknologi digital, Anda akan memiliki akses ke data yang memungkinkan Anda untuk mengukur kinerja dengan jelas. Hal yang sama berlaku ketika Anda menggunakan SEM sebagai strategi pemasaran.

Data ini dapat disesuaikan dengan tujuan pemasaran Anda, memungkinkan Anda untuk menilai apakah konten Anda efektif atau tidak. Anda juga dapat melacak ROI (Return on Investment) untuk menentukan alokasi anggaran yang optimal untuk meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Inilah Perbedaan SEO SEM Marketing Secara Umum

Kekurangan Search Engine Marketing

1. Kompetitif

Dengan miliaran informasi yang terdapat di mesin pencari, termasuk informasi yang sejenis dengan yang ingin Anda tampilkan, persaingan untuk mendapatkan peringkat teratas menjadi sangat sengit. Terutama jika kata kunci yang Anda gunakan sangat populer. Meskipun memungkinkan untuk bersaing, hal ini memerlukan investasi yang signifikan dalam upaya pemasaran agar dapat mencapai audiens yang diinginkan.

2. Memerlukan Waktu Lebih

Proses ini membutuhkan lebih banyak waktu daripada yang mungkin Anda perkirakan, terutama dalam riset kata kunci yang benar-benar efektif. Selain itu, aplikasi dan perangkat yang digunakan memiliki beragam fitur yang memerlukan waktu untuk dipahami dan dikuasai.

Selain itu, strategi ini menuntut pemantauan dan pembaruan konten secara teratur, yang memerlukan waktu dan upaya yang konsisten. Mempersiapkan kombinasi teks promosi, mengevaluasi hasil, dan menguji materi memerlukan waktu yang signifikan untuk memastikan hasil terbaik.

3. Algoritma yang Dinamis

Perubahan-perubahan dalam algoritma merupakan tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan strategi SEM. Sebagai contoh, Google dapat mengubah algoritmanya hingga 600 kali dalam setahun.

Meskipun sebagian besar perubahan tersebut berskala kecil dan tidak terlalu terasa, mengikuti dan menyesuaikan diri dengan setiap perubahan memerlukan upaya yang besar. Karena perubahan dalam algoritma dapat mempengaruhi strategi pemasaran Anda, ada kemungkinan bahwa apa yang sebelumnya berhasil menjadi tidak efektif.

4. Kurangnya Konten Visual

Pada saat ini, audiens lebih menyukai konten yang kaya akan gambar dan video. Namun, dalam penggunaan SEM, konten visual seperti ini masih jarang ditemukan dalam iklan. Jika strategi pemasaran Anda sangat bergantung pada konten visual, perlu dipertimbangkan kembali keefektifan metode ini karena kemungkinan kurangnya relevansi.

5. Menghindari Konten Berlabel Iklan

Audiens juga cenderung menghindari konten yang diidentifikasi sebagai iklan. Jika mereka menyadari bahwa artikel, caption, foto, video, atau audio yang mereka lihat merupakan iklan, banyak yang akan berusaha untuk meninggalkan halaman tersebut.

Mereka mungkin sedang mencari informasi tertentu dan tidak ingin terganggu oleh pesan promosi. Dalam SEM, iklan biasanya ditandai dengan kotak hijau berlabel “Ad”, yang seringkali membuat konten pemasaran tersebut diabaikan atau dihindari oleh audiens.

Demikian lah penjelasan terkait cara kerja Search Engine Marketing. Jika Anda ingin meningkatkan ranking dan traffic website, Anda bisa menggunakan layanan SEM dan SEO dari digital marketing agency Toprank Indonesia. Kami memiliki tim digital marketing yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya masing-masing.

Kami melayani jasa Google Ads, jasa Social Media Marketing, jasa SEO Jakarta dan lainnya. Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan layanan digital marketing kami, karena ahli dalam merancang dan menerapkan strategi SEM dan SEO pada bisnis Anda. Untuk menggunakan SEO Agency, silahkan hubungi kami!

Published On: Februari 27th, 2024 / Categories: Tips Digital /
Pelajari Juga

Tingkatkan traffic website dengan layanan SEO kami. Segera pesan paket SEO Toprank untuk dapatkan hasil terbaik!