Perbedaan Startup dan Corporate yang Harus Kamu Ketahui

Dedi

perbedaan startup dan corporate

Berikut ini perbedaan startup dan corporate menurut data yang dilansir dari StartupRanking, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah startup yang cukup banyak. Sekitar kurang lebih 2347 total perusahaan startup bernaung di Indonesia. Jumlah tersebut cukup dapat menarik perhatian kita, karena biasanya ketika kita berbicara mengenai perusahaan startup, maka yang terbesit di benak kita adalah perusahaan seperti Gojek atau Tokopedia yang sudah memiliki predikat Unicorn atau nilai valuasi lebih dari 1 Miliar USD.

Namun dari data di atas, apakah anda mengerti apa yang dimaksud startup? Bagaimana cara kerja perusahaan startup? dan apa perbedaan startup dan corporate?

Meskipun istilah ini sering di gunakan dalam keseharian kita, nyatanya masih banyak orang yang belum paham mengenai startup dan apa yang membedakan startup dengan perusahaan konvensional. Nah, untuk menjawab pertanyaan ini anda bisa simak ulasannya dibawah ini.

Mengenal Definisi Startup

Startup merupakan sebuah istilah yang diserap dari bahasa inggris yang memiliki arti sebagai perusahaan atau bisnis yang baru dirintis. Istilah ini sering dipergunakan untuk menyebut jenis – jenis perusahaan rintisan dalam jangka waktu operasi atau umurnya belum terlalu lama. Perusahaan startup merupakan sebuah perusahaan yang baru berada pada tahap pengembangan atau riset untuk menemukan pangsa pasar dan mengembangkan produk yang ditawarkan dengan basis teknologi.

Untuk jenis startup sendiri dapat anda jumpai dari berbagai bidang ekonomi dan perdagangan. Untuk bidang fintech sempat jadi kontroversi baru – baru ini, hingga bidang permainan atau game. Jika dilihat dari kenaikan angkanya jumlah total startup di indonesia sangatlah tinggi, maka tidak heran jika 5 – 10 tahun lagi jumlah startup yang ada di indonesia bisa kemungkinan bertambah hingga berkali – kali lipat apalagi jika Anda gunakan jasa seo Toprank.

Membedakan Tingkatan Startup

Anda perlu juga mengetahui jenis atau tingkatan startup dan juga perbedaan startup dan corporate yang ada saat ini. Penggolongan startup biasanya dilihat dari valuasi perusahaan startup tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa simak dibawah ini:

1. Cockroach

Merupakan sebutan untuk startup yang memang benar – benar baru saja dirilis dan sedang gencar mencari investor untuk pendanaan pengembangan produk dan peningkatan skala bisnis.

2. Ponies

Startup yang masuk kedalam golongan ini merupakan startup yang memiliki nilai kurang dari 10 juta USD, pada tahap ini perusahaan startup biasanya masih sangat giat untuk meningkatkan skala.

3. Centaurs

Jika sebuah startup sudah mencapai angka valuasi senilai 100 juta dolar, maka perusahaan tersebut masuk kedalam kategori ini. Pada tahapan ini sebuah perusahaan startup dinilai memiliki produk yang bisa untuk sustainable atau berkelanjutan.

4. Unicorn

Beberapa startup indonesia juga sudah masuk ke dalam predikat yang satu ini, sebut saja Traveloka dan Bukalapak. Perusahaan startup yang masuk kedalam golongan ini merupakan sebuah startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari sebesar 1 miliar USD.

5. Decacorn

Pada tahap ini sebuah startup memiliki valuasi senilai 10 miliar USD atau lebih. Biasanya perusahaan yang sudah sampai pada tahap ini juga mulai berupaya untuk ekspansi ke negara lain dan sudah mendominasi pasar tempat negara asal.

6. Hectocorn

Istilah ini digunakan untuk menyebut beberapa startup yang memiliki nilai valuasi sebesar 100 miliar dolar atau lebih. Predikat Hectocorn merupakan gelar yang diberikan untuk berbagai startup yang sangat sukses dan sudah memiliki dominasi industri di tingkatan internasional.

Perbedaan Startup dan Corporate Biasa

Setelah anda mengetahui definisi dan golongan startup, anda mungkin bertanya – tanya, apa saja hal yang membedakan startup dengan perusahaan pada umumnya, hal ini akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Inovatif serta Disruptif

Perusahaan startup biasanya datang dengan membawa sebuah inovasi yang memiliki sifat disruptif terhadap industri yang digeluti. Hal ini merupakan sebuah perusahaan yang pada dasarnya memiliki sebuah ide yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada pada masyarakat atau daerah sekitarnya.

2. Objektif Keuntungan

Pada startup yang masih berada di fase – fase awal, biasanya masih belum menemukan sebuah business model yang cocok dan masih belum memiliki target pasar yang pasti, sehingga mereka harus terus membakar uang demi memastikan operasional dan pertumbuhan perusahaan dapat terus berjalan.

3. Memiliki Aplikasi & Website

Sebuah perusahaan startup biasanya dari awal semnjak mereka didirikan memiliki website dan aplikasi mobile yang mendukung operasional serta core business mereka. Meskipun begitu, bukan berarti segala macam perusahaan yang sudah mempunyai aplikasi mobile dapat dikatakan sebagai sebuah startup.

4. Pendanaan Perusahaan

Pendanaan perusahaan startup selain dari founder juga didapatkan dari “angel investor” atau “malaikat pemberi dana”. Angel investor merupakan sebutan untuk seorang investor yang paling duluan melakukan investasi pada sebuah startup dan tidak masalah dengan resiko yang ditanggung pada fase awal pengembangan startup walaupun belum ada investor lain yang berani melakukan hal tersebut.

5. Struktur Organisasi

Dalam kesehariannya operasional sebuah perusahaan startup biasanya dikepalai secara langsung oleh foundernya, investor yang melakukan pendanaan tidak turut ambil andil dalam kegiatan perusahaan, hal ini tentunya bertolak belakang dengan perusahaan biasa pada umumnya yang cenderung lebih menuruti permintaan pemodal atau pemilik saham perusahaan.

Untuk contoh perusahaan startup di Indonesia sendiri sangatlah banyak, seperti Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Ruang Guru, Traveloka, dll. Beberapa perusahaan ini cukup sukses dan terkenal di Indonesia, bahkan ada yang sudah mulai merambah ke luar negeri. Hal ini tentunya didukung oleh digitalisasi yang semakin berkembang, sehingga dampak yang dihasilkan menjadi lebih menarik. Demikianlah artikel kita mengenai perbedaan startup dan corporate semoga dapat membantu Anda.

Nah, untuk anda yang mungkin tertarik dengan perusahaan startup, tentunya anda bisa membuat ini dari hal kecil terlebih dahulu seperti bisnis online. Hal ini karena banyak pebisnis online yang mulai menjamur sebagai perusahaan startup yang bisa bersaing dengan perusahaan – perusahaan startup lainnya. Untuk mengembangkan bisnis online ini, anda bisa melakukan strategi digital marketing bersama kami jasa digital marketing agency.

Published On: Maret 30th, 2022 / Categories: Tips Digital /
Pelajari Juga

Tingkatkan traffic website dengan layanan SEO kami. Segera pesan paket SEO Toprank untuk dapatkan hasil terbaik!