Apa itu SEO? – SEO adalah sebuah bentuk apresiasi yang diberikan kepada website yang berhasil masuk ke halaman satu mesin pencari. Website yang berada di halaman pertama Google akan berpeluang besar mendapatkan traffic pengujung.

Pengertian SEO

Pengetian SEO menurut Danny Sullivan, yaitu suatu proses dari seseorang yang mengerti bagaimana orang mencari informasi dan memastikan mereka atau klien mereka terlihat di hasil pencarian Google secara gratis yang telah disediakan.

Menurut Neil Patel, SEO adalah mesin pencari untuk mencari informasi yang menggunakan pengetahuan untuk membuat website memiliki peringkat lebih tinggi di mesin pencari (search engine) dalam hal ini biasa disebut Google Page One.

Menurut Rand Fishkin, SEO adalah sebuah kombinasi teknik dan strategi yang ditentukan oleh kemudahan penggunaan (user friendly), fokus konten, pengembangan situs dan desain, serta penelitian tentang kata kunci untuk dibuatkan tautan.

Pengertian SEO menurut Dax Herrera, yaitu memahami misi google dengan mengatur informasi dari seluruh dunia dan memfasilitasinya.Maksudnya, mengatur informasi dari klien untuk memudahkan akses ke bot untuk menghasilkan uang.

Jika kita simpulkan, apa itu SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik yang digunakan untuk mengoptimisasi website dengan tujuan memudahkan mesin pencari untuk menemukan halaman website dan menempatkan website di halaman pertama mesin pencari Google dengan keyword yang ditentukan oleh user.

Manfaat SEO

Setelah membaca pengertian SEO dari beberapa ahli, ketahui juga manfaat utama SEO. Penasaran apa saja manfaat dan fungsi SEO, berikut diantaranya:

1. Mendapatkan Traffic

Selain itu, menggunakan teknik SEO pada website, akan meningkatkan traffic pengunjung jauh lebih banyak pada halaman pertama. Tentu pengunjung akan banyak mengunjungi situsmu jika kamu berhasil menerpakan teknik SEO ini dan tampil dihalaman pertama pada mesin pencari. User secara otomatis akan memilih website yang pertama kali dia lihat untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat.

2. Meningkatkan Brand Awareness

SEO dapat digunakan untuk meningkatkan brand awareness yang tentu saja memberikan keuntungan berkali-kali lipat. Bagaimana tidak? Bayangkan saja dengan penerapan SEO, orang akan lebih mudah menemukan website kamu di Google. Jika webitemu berada pada halaman pertama menyebabkan banyak orang baru yang tahu mengenai websitemu. Secara tidak langsung ini akan menjadi sebuah promosi.

3. Relevansi Target

Manfaat penerapan SEO pada website yang akan kamu dapatkan berikutnya ialah relevansi atau ketepatan target. Mesin pencari akan mengarahkan pengunjung ke tujuan yang mereka inginkan dengan menginputkan kata kunci. Ini akan membuat websitemu atau konten yang kamu buat menjadi lebih sesuai dengan target yang diharapkan.

4. Meningkatkan Kepercayaan Audience

Website yang tampil di halaman pertama sudah dipastikan memiliki kepercayaan pelanggan yang lebih tinggi. Itu dikarenakan rekomendasi yang diberikan oleh mesin pencari dianggap sangat relevan dan memberikan manfaat untuk user. Denga begitu, website kamu akan lebih banyak dikenal oleh orang dengan conten yang informatif.

5. Promosi Berkelanjutan

Kamu dapat memanfaatkan SEO untuk melakukan promosi selama 24 jam tanpa biaya di Internet (secara organik). Berbeda jika kamu menggunakan google ADS, harus memerlukan biaya extra untuk mendatangkan pelanggan. Dengan menggunakan SEO kamu dapat mempromosikan brand selama 24 jam tanpa henti asalkan situs kamu tidak hilang.

Cara Kerja SEO

SEO sendiri bekerja dengan cara mengoptimalkan keyword guna memudahkan mesin pencari mengindex halaman website kamu. Sehingga, nantinya website kamu mendapat peringkat tertinggi di Google. Nah, dalam hal ini mesin pencari atau search engine memiliki 6 tugas utama dalam memfilter permintaan yang kamu inputkan, yaitu:

1. Crawling

Crawling merupakan proses yang pertama dilakukan oleh mesin pencari. Mesin pencari akan melakukan crawling ini dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi mendetail dari sebuah website. Proses ini dilakukan oleh Bot yang bekerja secara terus-menerus mengumpulkan detail website seperti halaman, judul, kata kunci, gambar hingga internal link yang ada pada website.

2. Indexing

Setelah mesin pencari melakukan crawling, selanjutnya data-data akan disimpan pada database search engine dengan kata kunci tertenu. Halaman-halaman yang belum terindex tidak akan tampil di search engine.

3. Processing

Pada tahap processing ini mesin pencari akan menerima permintaan dari user dengan inputan kata kunci yang diketikkan di mesin pencari. Selanjutnya mesin pencari akan melakukan perbandingan kata kunci dengan membandingkan website-website yang terindex di database mesin pencari.

4. Calculating Relevancy

Calculating relevancy ini merupakan pembandingan halaman-halaman website yang sebelumnya telah terindex untuk mencari website dengan kata kunci relevan sesuai dengan permintaan user. Semakin relevan website tersebut akan memiliki kemugkinan besar untuk tampil di halaman utama mesin pencari

5. Retrieval

Tahap ini merupakan langkah mesin pencari dengan memberikan halaman website yang relevan dengan permintaan user. Setiap search engine memiliki algoritma yang berbeda untuk menentukan suatu halaman yang akan ditampilkan di halaman pertama. Setiap mesin pencari memiliki algoritma yang berbeda, oleh karena itu akan berbeda pula hasil pencarian yang ditampilkan walau dengan kata kunci yang sama.

6. Ranking

Mesin pencari tidak akan sebarangan dalam memposisikan ranking pencarian. Mesin pencari akan melakukan proses di atas guna menampilkan halaman yang relevan untuk user dengan inputan kata kunci yang relevan. Ini sangat berkaitan erat dengan SEO (Search Engine Optimization) dimana semakin relevan halaman website, maka memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan ranking teratas.

Jenis-Jenis SEO

SEO adalah salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan traffic website. Meskipun begitu, strategi SEO dapat dipilah menjadi 4 kategori, yaitu:

1. SEO on Page

SEO on page merupakan optimisasi di dalam website dengan memperhatikan, Permalink, Judul Konten, Struktur Konten, Gambar Konten, Kata Kunci, Kualitas Konten, Internal Linking, dan Elemen SEO lainnya yang menyangkut meta description, meta title, meta tag, dll. Dengan mempraktikan SEO on page, website kamu akan mendapat peringkat yang lebih tinggi di Google. Selain itu, kamu juga harus memiliki kualitas konten yang relevan agar mesin pencari dapat menemukan website kamu dengan kata kunci yang relevan.

2. SEO Off Page

Jika SEO on page berfokus kepada internal website, SEO off page berfokus pada eksternal website. SEO off page merupakan optimisasi di luar halaman website dengan memperhatikan aspek-aspek, seperti: Link Building (menanamkan backlink), Peningkatan Domain Authority (DA), Peningkatan PA (Page Authority), dan Promosi melalui Media Sosial. Dengan menerapkan SEO off page, websitemu akan memiliki kredibilitas lebih tinggi, sehingga mendapatkan kepercayaan dari Google untuk ditempatkan di peringkat pertama.

3. Technical SEO

Technical SEO merupakan optimisasi dari bagian dalam website dengan memperhatikan aspek Kecepan Website, Struktur Website, XML Sitemap, Kemanan (SLL), Tema SEO yang Friendly, Layout (UI/UX) dan Navigasi. Dengan menerapkan technical SEO, website kamu memiliki struktur yang bagus di Google dan mudah untuk di baca mesin pencari.

4. Local SEO

Jenis SEO yang terakhir, yaitu local SEO. Jenis ini merupakan variasi yang sifatnya lebih fokus pada lokasi bisnis. Maksudnya, mengacu pada proses peningkatan situs online kamu di suatu daerah dan mempromosikan produk atau layanan kepada pelanggan lokal. Intinya, disini kamu bisa memasukkan alamat, jam buka, deskripsi, ulasan, dan foto produk untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Nantinya, search engine akan melihat kedekatan, relevansi, dan keunggulan berdasarkan permintaan pencarian pengguna.

Jenis-Jenis Traffic SEO

Setelah mengetahui apa itu SEO, manfaat, cara kerja, dan jenis-jenis SEO. Selanjutnya masuk pada pembahasan mengenai beberapa jenis trafik SEO.

1. Quality Traffic

Quality traffic lebih dikenal dengan trafik berkualitas. Kualitas trafik dapat diukur dari seberapa besar nilai konversi yang dihasilkan dari data pengunjung yang masuk ke dalam website. Untuk website bisnis, semakin banyak pengunjung yang berganti menjadi pembeli, maka semakin baik  kualitas trafik dari website. Pada umumnya, pengunjung akan melihat dan mencari tahu apa saja produk yang Anda tawarkan. Sehingga, hal tersebut termasuk ke dalam trafik dengan menggunakan bantuan kata kunci transaksional.

2. Quantity of Traffic

Quantity of Traffic artinya kuantitas dari sebuah trafik sangat diperhitungkan untuk meningkatkan performa website. Semakin banyak pengunjung yang masuk ke dalam setiap halaman website, maka semakin besar nilai trafik yang dapat Anda peroleh.  Jadi, ketika anda mengembangkan situs web bisnis, maka anda perlu memperbanyak halaman dengan konten yang berkualitas. Dimana, anda dapat membuat kumpulan artikel dalam bentuk blog yang mengandung keyword yang bersifat informasional.

3. Organic Traffic

Lalu jenis yang terakhir adalah Organic Traffic. Trafik ini sangat disukai oleh pemilik website karena tidak membutuhkan biaya, alias Gratis! Dengan trafik organik, website dapat mendatangkan jumlah pengunjung yang lebih banyak, serta meningkatkan konversi. Sebagai contoh, ketika seseorang mengetikkan kata kunci ‘Jasa SEO‘ dalam mesin pencari di sebuah browser, selanjutnya user meng-klik link yang ditampilkan pada hasil pencarian. Maka kunjungan dari url tersebut biasa kita sebut dengan organic traffic.

Jenis-Jenis Teknik SEO

Yang tak kalah penting dari semua yang telah kami jelaskan diatas, yaitu jenis teknik SEO. Berikut penjelasan mengenai teknik SEO paling umum dilakukan:

1. White Hat SEO

White Hat SEO adalah teknik yang dianggap ramah bagi mesin pencari. Teknik White Hat SEO adalah cara terbaik untuk meningkatkan peringkat website dari waktu ke waktu. Ini adalah teknik yang direkomendasikan Google jika situs web Anda tidak ingin mendapatkan hukuman karena cara curang. Teknik ini mematuhi pedoman mesin pencari dan mendorong hasil positif untuk bisnis Anda. Teknik White Hat SEO meliputi konten berkualitas, pengoptimalam HTML dan membuat website Anda ramah pengguna.

2. Black hat SEO

Black Hat SEO adalah teknik yang tidak disukai oleh mesin pencari Google. Jika Anda tidak ingin situs web mendapatkan hukuman penalty dari Google, seperti hilangnya semua ranking, maka harus menghindari teknik Black Hat. Perlu diingat, memulihkan situs web dari hukuman Google lebih sulit daripada mendapatkan rangking di Google. Yang termasuk teknik Black Hat SEO adalah link spamming, keyword stuffing, cloaking, hidden text/links, over dalam mengoptimalkan heading HTML dan duplikat konten.

3. Gray Hat SEO

Gray Hat SEO adalah teknik SEO yang berada di persimpangan jalan, yaitu itu antara White Hat dan Black Hat. Teknik ini kurang baik untuk diterapkan pada website, tapi juga bukan teknik yang buruk. Teknik Gray Hat SEO memang termasuk dalam area abu-abu. Intinya, teknik ini tidak dilarang oleh Google, tetapi juga tidak dianggap sebagai cara yang baik untuk diterapkan di situs web Anda. Teknik ini cukup berisiko, tetapi tak jarang juga ditetapkan, bisa dilaukan dengan hati-hati dalam menerapkannya.

Itulah informasi lengkap mengenai apa itu SEO, manfaat SEO, cara kerja SEO, jenis-jenis SEO, jenis trafik SEO, dan jenis teknik SEO. Dengan menerapkan teknik SEO, diharapkan website kamu bisa lebih meranking di Halaman Mesin Pencarian Google.

Published On: February 21st, 2022 / Categories: SEO News / Tags: , /